Biru

March 3, 2009

ah biru..
kenapa engkau tak hendak beranjak dariku
bergelayut kesana kemari
seperti ilalang yang dibuai-buai angin
menaungiku berlama-lama
seperti baju

biru..
tau kah engkau?
aku sedang tidak berduka
engkau bukanlah luka
hanya saja, aroma haru menumpuk dipelupuk mataku, hari ini
maka, pergilah bergabung bersama pelangiku
engkau bukanlah luka, pergilah

dan aku akan menanti dengan sabar
disini, di taman ini
hingga engkau, biru, menjadi background indah bagi pelangiku
hingga engkau, biru, menjadi iris baru dalam pelangiku yang fantastis
aku akan menatapmu dari sini saja
sembari membuatkan syair cinta untuk Dia
maka sampaikanlah
sampaikan betapa aku mencintaiNya
sampaikan betapa, ah, betapa besarnya nikmat yang Dia berikan padaku hari ini.. hingga ku tak sanggup lagi berucap terimakasih padaNya
maka tolong,biru, sampaikan lah

wahai biru,
teruskan pesonamu disana, bersama pelangiku
sebagai kado cinta untukNya
dan aku memilih disini saja
duduk di taman yang kutanami bunga-bunga inda
melihatmu, menatapmu, tersenyum padamu
sembari ku bacakan baitbait syair cinta untuk Nya
tetaplah engkau, biru,.. tetaplah berhias disana
aku pasti selalu ada disini..
tak akan pergi, lagi
aku berjanji

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: